Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang

Posted: March 15, 2011 in Keperawatan (S1)

ABSTRAKSI

Hubungan Mutu Pelayanan Keperawatan dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semaranag.

Abdul Jalal + TH + MFM

Pengukuran kepuasan pelanggan merupakan elemen penting dalam menyediakan pelayanan yang lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif. Apabila pelanggan merasa tidak puas terhadap suatu pelayanan yang disediakan, maka pelayanan tersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien. Hal ini terutama sangat penting bagi pelayanan publik. Penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat sebagai mana yang dilakukan RSUD Tugurejo Semarang, perlu mendapatkan perhatian, khususnya dalam hal kualitas pelayanan agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Penelitian ini memfokuskan pada mutu pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien di Instlasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semaranag. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di Instlasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji statistik korelasi Rank Spearman.
Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang dirawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang dalam satu bulan yaitu 1200 pasien yang dirawat di kelas I, II, III, dan VIP. Adapun jumlah sampel 100 responden dengan cara pengambilan sampel Stratified Random Sampling.
Hasil penelitian didapatkan bahwa mutu pelayanan keperawatan di Intalasi rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang kategori tinggi adalah 57 responden ( 57 % ), kategori sedang 41 responden ( 41 % ) dan kategori rendah ( 2 % ). Kepuasan responden di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang kategori tinggi adalah 38 responden ( 38 % ) dan kategori sedang 62 responden ( 62 % ).

Kesimpilanya adalah Ada hubungan ( r = 0,293 ) antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien, dimana semakin tinggi mutu pelayanan keperawatan maka semakin tinggi pula kepuasan pasien.

Kata kunci : Mutu Pelayanan Keperawatan & Kepuasan Pasien

=======================================================================

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pengukuran kepuasan pelanggan merupakan elemen penting dalam menyediakan pelayanan yang lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif. Apabila pelanggan merasa tidak puas terhadap suatu pelayanan yang disediakan, maka pelayanan tersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien. Hal ini terutama sangat penting bagi pelayanan publik. Pada kondisi persaingan sempurna, dimana pelanggan mampu untuk memilih di antara beberapa alternatif pelayanan dan memiliki informasi yang memadai, kepuasan pelanggan merupakan satu determinan kunci dari tingkat permintaan pelayanan.
Tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan merupakan faktor yang penting dalam mengembangkan suatu sistem penyediaan pelayanan yang tanggap terhadap kebutuhan pelanggan, meminimalkan biaya dan waktu serta memaksimalkan dampak pelayanan terhadap populasi sasaran. Umpan balik dan informasi merupakan elemen yang penting dalam membangun sistem pemberian pelayanan yang efektif, termasuk: tingkat kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan.
Penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat sebagai mana yang dilakukan RSUD Tugurejo Semarang, perlu mendapatkan perhatian, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pelayanan agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
Keperawatan sering disebut sebagai ujung tombak dari pelayanan yang ada di rumah sakit, sebagai pelaksana asuhan keperawatan, perawat selama 24 jam berada didekat pasien, sehingga perawat memegang peranan yang cukup dominan dalam rangka memberikan kepuasan kepada pelanggan atau pasien. Pelayananan keperawatan bersifat komperehensif, mencakup pelayanan bio -psiko – sosio – kultural dan spiritual. Dalam kepuasan hal terpenting adalah persepsi pelanggan, bukan hal – hal yang aktual seperti yang dipikirkan produsen atau pemberi jasa. Sehingga masyarakat sering menilai baik buruknya pelayanan di instalasi rawat inap tergantung bagaimana kinerja dari perawat .
Dengan kualitas pelayanan rawat inap yang memuaskan, akan mendorong pasien untuk tetap memilih rumah sakit Tugurejo apabila membutuhkan lagi fasilitas pelayanan kesehatan. Pelayanan rawat inap merupakan pusat kegiatan yang paling banyak terjadi interaksi antara perawat dengan pasien, karena unit ini paling banyak memberikan pelayanan dibandingkan dengan yang lainnya
RSUD Tugurejo Semarang memperoleh akreditasi B Non Kependidikan pada tahun 2003. Melalui pendekatan menajemen mutu terpadu, RSUD Tugurejo Semarang terus berusaha untuk meningkatkan dan mengembangkan mutu pelayanan diseluruh jajaran rumah sakit dengan upaya dan kerja keras seluruh jajaran rumas sakit. Maka pada awal Januari 2006 terbentuklah Problem Solving For Better Hospitals ( PSBH ) yang dahulu kita kenal dengan Gugus Kendali Mutu rumah rakit di setiap unit kerja. Melalui PSBH ini diharapkan mampu memberi arah yang jelas mengenai kendali mutu masing masing unit kerja.
Sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja pelayanan di RSUD Tugurejo Semarang dilakukan penilaian Indekas Kepuasan Masyarakat ( IKM ) sebanyak 4 kali, adapun nilai rata- rata dari Indekas Kepuasan Masyarakat ( IKM ) adalah 72,2 dengan kategoti C ( kinerja baik ).

B. Rumusan Masalah
Apakah ada hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien di instalasi rawat inap RSUD Tugurejo Semarang.

C. Tujuan Penelitian
1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien.
2. Tujuan Khusus
a. Mendiskripsikan mutu pelayanan keperawatan di instalasi rawat inap RSUD Tugurejo Semarang yang terdiri dari dimensi wujud nyata, kehandalan, ketanggapan, keterjaminan dan empati.
b. Mendiskripsikan kepuasan pasien di instalasi rawat inap RSUD Tugurejo Semarang.
c. Menganalisis hubungan antara mutu pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien.

D. Manfaat Penelitian
1. Mengetahui kinerja pelayanan keperawatan di instalasi rawat inap RSUD Tugurejo Semarang.
2. Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan.
3. Sebagai bahan pertimbangan manajemen, dalam rangka menentukan strategi dalam pengambilan keputusan mengenai kebijakan produk jasa layanan bidang keperawatan.

DOWNLOAD KOMPLET : BAB1, BAB2, BAB3, BAB4, BAB5, DP, KUES
kes (95)

About these ads
Comments
  1. nand inzaghi says:

    thank,,,, tp ad referensi nya lah bangggg,.,.,.,.,.,.,

    • budishmily says:

      referensinya sudah ada bang,,,,,,nama file nya DP = Daftar Pustaka,,,,,download semua aja,,,,terima kasih

  2. asni says:

    ada nggak jurnal asing yang mendukung skripsi ini,,tolong dong bagi dengan ak

  3. Qn says:

    makasih, ulasannya sangat membantu saya

  4. Yodia25 says:

    ada kaitannya dengan infeksi nosokomial ngga ya?
    itu juga kan keahlian dalam perawatan, masih bingung nih menentukan masalah di rumah sakit.

  5. abduloh says:

    makasih sangat membantu

  6. Inad says:

    Makasih Banyak Bang contoh skripsi nya…Semoga alloh membalasnya dengan Berlipat kebaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s