FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA KELAS X DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DI SMA ISLAM SULTAN AGUNG I SEMARANG TAHUN AJARAN 2006/2007

Posted: March 16, 2011 in Olah Raga

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dewasa ini olahraga mendapat perhatian yang cukup besar baik untuk
meningkatkan kualitas manusia dalam kesegaran jasmani maupun untuk
pencapaian prestasi. Salah satu tempat dimana siswa dapat melakukan aktivitas
olahraga ini di sekolah, tempat mereka belajar, dan melakukan kegiatan olahraga
di luar jam sekolah yaitu dengan melakukan kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan olahraga di tanah air masih memerlukan perhatian dan pembinaan
khusus, baik dalam usaha mencari bibit-bibit yang baru maupun dalam usaha
meningkatkan prestasi atlit. Olahraga dilakukan tidak hanya semata-mata mengisi
waktu senggang ataupun hanya sekedar memanfaatkan fasilitas yang tersedia,
namun lebih dari itu, seperti yang dikemukakan oleh M.Sajoto (1988:10) bahwa
ada empat dasar tujuan manusia melakukan olahraga sekarang ini yaitu: (a).
mereka yang melakukan olahraga untuk rekreasi, (b) tujuan pendidikan, (c)
mencapai tingkat kesegaran jasmani tertentu, dan (d) mencapai sasaran prestasi
tertentu.
Dalam upaya menggapai prestasi yang baik maka pembinaan harus dimulai
dari pembinaan usia dini dan atlet muda berbakat sangat menentukan menuju
tercapainya mutu prestasi optimal dalam cabang olahraga. Bibit atlet yang unggul
perlu pengolahan dan proses ke pelatihan secara ilmiah, barulah muncul prestasi
atlet semaksimal mungkin pada umur-umur tertentu. Atlet berbakat umur muda dapat ditemukan di sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA), klub, pemuda dan
kampung-kampung. (Suharno HP, 1986:33).
Pendidikan jasmani adalah bagian integral dari pendidikan secara
keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat
untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani, mental, sosial dan emosional
yang selaras, serasi dan seimbang (Depdikbud, 1991:1) dari pengertian tersebut
dapat dimengerti bahwa pendidikan jasmani merupakan pendidikan yang spesifik,
yaitu dengan melakukan aktivitas jasmani yang dipilih dan direncanakan akan
dapat dicapai suatu tujuan yang komplek yang akan menunjukkan kualitas yang
mempunyai arti penting dalam kehidupan pelajar, kualifikasi ini akan dapat
terwujud bila pelajar memahami kaidah-kaidah dan nilai-nilai tertentu yang
terdapat dalam pendidikan jasmani.
Siswa SMA Islam Sultan Agung I Semarang sesuai dengan tingkat
pertumbuhan dan perkembangan dalam kategori remaja menginjak dewasa, pada
masa inilah mereka mudah terpengaruh dengan hal-hal yang positif maupun
negatif. Dengan demikian upaya yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah yaitu
dengan memberikan atau mengarahkan waktu luang mereka dengan kegiatan yang
positif. Salah satu kegiatan tersebut adalah dengan melakukan kegiatan
ekstrakurikuler olahraga, dan kegiatan ekstrakurikuler olahraga yang dilaksanakan
di SMA Islam Sultan Agung I Semarang mempunyai beberapa kegiatan
ektrakurikuler olahraga yang wajib diikuti oleh siswa kelas X seperti sepak bola,
bola basket, dan bola voli. Siswa kelas X diperkenankan untuk mengikuti lebih
dari salah satu cabang ekstrakurikuler olahraga tersebut maupun kesemuanya. Berdasarkan pengamatan peneliti pada saat PPL di SMA Islam Sultan Agung I
Semarang kegiatan ekstrakurikuler olahraga sudah berjalan secara optimal dan
banyak diminati oleh siswa.
Minat adalah suatu perangkat mental yang terdiri dari campuran-campuran
perasaan harapan, pendidikan, rasa takut atau kecenderungan-kecenderungan lain
yang mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu (Andi Mappier,
1982:62). Kegiatan ekstrakurikuler yang banyak disenangi oleh siswa SMA
adalah ekstrakurikuler olahraga karena kegiatan ekstrakurikuler olahraga
merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran sekolah yang berguna
untuk meningkatkan kualitas kesegaran jasmani siswa karena olahraga menuntut
remaja bergerak dinamis dan perilaku fisik yang bagus untuk melakukannya,
selain juga guna penerapan nilai-nilai pengetahuan memperluas wawasan atau
kemampuan olahraga. (Depdikbud, 1994:6) menjelaskan bahwa ekstrakurikuler
olahraga merupakan kegiatan olahraga yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap
muka dilaksanakanan di sekolah atau di luar sekolah untuk memperluas wawasan
atau kemampuan, peningkatan dan penerapan nilai pengetahuan serta kemampuan
olahraga.
Atas dasar uraian dan penjelasan dalam latar belakang masalah di atas,
maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berjudul ”Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Minat Siswa Kelas X Dalam Mengikuti Kegiatan
Ekstrakurikuler Olahraga Di SMA Islam Sultan Agung I Semarang Tahun Ajaran
2006/2007”.

1.2 Permasalahan
Faktor-faktor apa yang mempengaruhi minat siswa kelas X dalam
mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Islam Sultan Agung I
Semarang Tahun Ajaran 2006/2007?

1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
faktor-faktor apa yang mempengaruhi minat siswa kelas X dalam mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMA Islam Sultan Agung I Semarang Tahun
Ajaran 2006/2007.

1.4 Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1.4.1 Sebagai informasi hal-hal yang berkaitan dengan masalah pembinaan
olahraga yang ada di sekolah.
1.4.2 Sebagai bahan masukan para penanggung jawab pendidikan di sekolah
dalam rangka peningkatan minat siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler
olahraga.
1.4.3 Bagi almamater dapat dimanfaatkan sebagai sumber bacaan yang berguna
bagi semua pihak.

1.5 Penegasan Istilah
Supaya tidak terjadi salah pengertian dan salah dalam penafsiran maksud
dari judul penelitian ini, maka perlu memperjelas dengan memberikan penegasan-
penegasan istilah dalam judul: 1.5.1 Minat
Menurut Slameto (1995:180) minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa
ketertarikan pada suatu hal atau aktifitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada
dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan suatu
diluar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat.
Menurut Abu Ahmadi (1998:151) minat adalah sikap jiwa orang seseorang
termasuk ketiga fungsi jiwanya (kognisi, konasi, emosi) yang tertuju pada sesuatu,
dan dalam hubungan itu unsur perasaan yang terkuat.
Dari pengertian tentang minat dapat disimpulkan bahwa minat adalah
fungsi kejiwaan untuk merasa tertarik pada obyek baik berupa benda atau hal lain,
rasa tertarik pada suatu obyek tersebut merupakan suatu ketertarikan dari subyek
yang disebabkan unsur-unsur tertentu yang terdapat pada obyek minat, dengan
kata lain minat merupakan sambutan yang sadar yang didasari oleh perasaan
positif yang nantinya menimbulkan perasaan yang positif juga.

1.5.2 Ekstrakurikuler
Estrakurikuler adalah kegiatan di luar jam sekolah yang dilakukan baik di
sekolah maupun di luar sekolah, dengan tujuan untuk memperdalam dan
memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antar berbagai pelajar,
menyalurkan bakat dan minat serta melengkapi dalam upaya pembinaan manusia
seutuhnya (Depdikbud, 1994: 6).
Sedangkan menurut Usman, dkk (1993:2) mengungkapkan bahwa
ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran (tatap
muka) baik dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah dengan maksud untuk lebih memperkaya dan memperluas wawasan, pengetahuan, dan kemampuan yang
telah dimilikinya dari berbagai bidang studi.

1.5.3 Olahraga
Olahraga merupakan kegiatan manusia yang wajar sesuai dengan kodrat
ilahi untuk mendorong, mengembangkan badan, membina potensi fisik, mental,
dan rohaniah manusia demi kebahagiaan dan kesejahteraan pribadi, masyarakat
(Natera, 1991:2).

 

DOWNLOAD FILE KOMPLET :   BA1-5

nes (288)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s