PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus PADA MEDIA YANG DI TAMBAH TAWAS DENGAN KONSENTRASI DAN WAKTU KONTAK YANG BERVARIAS

Posted: March 13, 2011 in Analis Kesehatan

RINGKASAN

Tawas (Al2(SO4)12H2O) merupakan salah satu bahan pengawet hasil tehnologi pengolahan perikanan, tujuan penggunaan tawas sebagai pengawet sehingga dapat memperpanjang umur simpan ikan dan tekstur pada daging ikan menjadi kompak. Tawas terdiri dari beberapa unsur kimia antara lain: Aluminium (Al), Sulfat (SO4), dan Air (H2O). Aluminium merupakan logam berat yang toksik dan mempunyai daya oligodinamik yang dapat merusak system kerja enzim. Pengolahan pasca panen hasil laut sering kali masih ditemukan Staphylococcus aureus yang masih terdapat pada ikan yang terkontaminasi oleh tangan manusia yang mengolah hasil perikanan laut.

Staphylococcus aureus adalah bakteri gram Positif, tahan terhadap kadar garam yang tinggi dan menghasilkan enterotoksin yang dapat menyebabkan keracunan makanan dengan gajala mual, muntah, kejang perut dan diare, serta mempunyai masa inkubasi antara 1-8 jam setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui pertumbuhan Staphylococcus aureus pada media yang ditambah tawas dan untuk mengetahui konsentrasi tawas dari 2%-10% pada media yang mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus pada waktu kontak 10, 20, 40 dan 60 menit.

Penelitian dilakukan dilaboratorium Mikrobiologi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang, pada bulan Maret sampai April 2006 pada sampel berupa bakteri Staphylococcus aureus, media NA (Nutrient Agar) yang ditambah tawas dengan konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%.

Pengujian dengan cara menginokulasi suspensi Staphylococcus aureus kedalam media penyubur BHI dengan berbagai konsentrasi dan waktu kontak 10, 20, 40 dan 60 menit yang selanjutnya ditanam pada media NA dan diinkubasi pada suhu 370C selama 24 jam.

Dari penelitian didapatkan hasil yaitu konsentrasi tawas 2% sampai dengan 10% tidak mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Hal ini menunjukkan kemungkinan kandungan zat-zat yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri terlalu kecil sehingga bakteri masih tetap hidup. Maka dimungkinkan semakin tinggi konsentrasi dan semakin lama waktu kontak tawas mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

DOWNLOAD KOMPLET : BAB1-5

kes (237)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s